
Saat ini lisensi
Linux dipegang oleh penyusun kernelnya pertama kali,
Linus Benedict Trovalds. Untuk menelusuri asal mulanya, kembali ke tahun 1991. Di Suoen Tasavalta, Republik Finlandia, seorang mahasiswa bernama
Linus Benedict Trovalds. mengikuti mata kuliah Unix dan bahasa pemrograman C. Saat itu
Trovalds menggunakan
sistem operasi mini berbasiskan Unix bernama Minix. Ia merasa bahwa
Minix mempunyai banyak kelemahan, dan Ia berkeyakinan mampu untuk
membuat lebih baik dari itu. Di usia 23, Ia mulai mengotak-atik kernel
Minix dan menjalankannya di mesin Intel x86. Pada Oktober 1991,
Linus Benedict Torvalds mempublikasikan
sistemnya yang baru dan relatif sudah stabil ke newsgroup. Dia
menawarkan untuk mempublikasikan kode sumbernya dan mengundang para
developer lain untuk mengembangkannya bersama-sama. Sejak saat itulah
Linux berkembang, dan merubah wajah dunia komputasi hingga saat ini.
Beberapa fitur
Linux yang patut dicatat diantaranya :
- Multi tasking dan dukungan 32 bit; mampu menjalankan beberapa perintah secara bersamaan, dan dengan memanfaatkan model terlindung (protected mode) dari Intel 80836 keatas, Linux merupakan sistem operasi 32 bit.
- Multi user dan Multi session; Linux
dapat melayani beberapa user yang login secara bersamaan. Sistem
filenya sendiri mempunyai keamanan yang ketat, dan dapat dimodifikasi
secara optimal untuk akses file kepada user atau group tertentu saja. –
Sebagian besar Linux ditulis dalam bahasa C
- Dukungan Java; jika dikompilasi pada level kernel, Linux dapat menjalankan Java Applet sebagai aplikasi.
- Virtual Memory. Linux menggunakan sebagian dari hardisk
Anda dan memperlakukannya sebagai memory, sehingga meningkatkan memory
Anda yang sebenarnya.
- Linux menawarkan sistem file yang hierarkis, dengan beberapa folder utama yang sudah dibakukan (File System Standard/FSSTND)
- Grafis antar muka pemakai (Graphical User Interface/GUI) yang dipergunakan Linux adalah sistem X Window atau X dari MIT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar